LDII Palembang Gelar Permata CAI ke-47, Perkokoh Iman dan Cinta NKRI

​Palembang (17/7) – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Sumatera Selatan, Rahmatullah Al Hasaniy, hadir sebagai pemateri utama guna memberikan nasihat dalam Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 tahun 2026 yang digelar di Palembang, Jumat (17/7/2026).

​Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting untuk menempa karakter pemuda yang mandiri, religius, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemuda-pemuda tiap PAC LDII sekota Palembang. Melalui tema “Perkokoh Iman dan Cinta NKRI,” peserta diajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap peningkatan spiritual terhadap Sang Pencipta dan pemanfaatan pentingnya alam bagi masyarakat.

​Dalam sesi pembekalan, Rahmatullah Al Hasaniy menegaskan bahwa seorang dai atau pengurus organisasi harus mampu menjadi teladan yang baik bagi lingkungan sekitar. Ia mengingatkan agar materi atau nasihat yang disampaikan kepada jemaah tidak sekadar menjadi pemanis di lisan, melainkan harus benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

​”Jangan sampai materi ini menjadi senjata makan tuan. Kita dengan tegas dan sukses menyampaikan kepada orang lain, tetapi kita sendiri justru tidak bisa mengamalkannya,” ujarnya mengingatkan para peserta.

​Selain pembinaan karakter, Rahmatullah Al Hasaniy juga menaruh perhatian besar pada keharmonisan hubungan keluarga di tengah tantangan zaman. Ia menyampaikan keprihatinannya atas maraknya fenomena perselisihan keluarga yang berdampak buruk pada psikologis anak. Menurutnya, anak-anak harus tetap menjaga bakti dan rasa hormat kepada kedua orang tua mereka dalam kondisi apa pun.

​Ia menjelaskan bahwa perceraian atau perselisihan antara suami dan istri memang bisa saja terjadi di dalam kehidupan rumah tangga. Namun, sebagai anak, mereka dituntut untuk tetap bersikap netral dan tidak boleh memperkeruh suasana dengan memusuhi salah satu pihak.

​”Seorang suami-istri bisa saja terjadi perceraian, tetapi mestinya anaknya harus netral. Tidak boleh memihak kepada ibu atau bapak. Syukur-syukur anak ini bisa mendamaikan kedua orang tuanya,” tambahnya.

​Sebagai puncak pembinaan spiritual, suasana hangat dan khidmat begitu terasa saat Rahmatullah Al Hasaniy menyampaikan nasihat setelah pelaksanaan salat subuh berjamaah. puluham pemuda dengan khusyuk menyimak arahan demi menjaga hati dari pengaruh negatif perkembangan zaman.

​Dalam kesempatan tersebut, Rahmatullah menutup nasihatnya dengan melantunkan doa ketetapan iman dengan harapan terhindar dari pengaruh negatif dari perkembangan zaman.

​Melalui kegiatan Permata CAI ke-47 ini, LDII Kota Palembang berkomitmen untuk terus mendukung akan terus mencetak generasi muda profesional religius yang memiliki karakter mulia, mandiri, serta siap menjaga eksistensi NKRI di bawah naungan pertolongan Allah SWT

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp