LDII Palembang Bekali Semangat Berdakwah Muballighin Muballighat

PALEMBANG (29/7) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Palembang menggelar pengajian umum khusus dai dan daiyah se-Kota Palembang, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Fatah Kenten, Palembang, tersebut diikuti para muballigh dan muballighot LDII se-Kota Palembang.

Pengajian ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat para dai dan daiyah dalam menjalankan tugas dakwah, khususnya dalam mengamalkan serta menyebarluaskan ilmu Al-Qur’an dan Hadits. Para peserta juga diingatkan agar terus meningkatkan kemampuan sebagai pendakwah yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Dewan Penasehat DPD LDII Kota Palembang, H. Yunus Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kehadiran para penasehat serta muballigh dan muballighot yang mengikuti pengajian. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk kembali mengingat tujuan utama seseorang yang diberi amanah sebagai dai, daiyah, muballigh, maupun muballighot.

Sementara itu, Ustaz H. Fauzi memberikan nasihat agar para muballigh dan muballighot terus meningkatkan semangat untuk menjadi pendakwah yang handal. Menurutnya, seorang pendakwah tidak cukup hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga harus mampu mengamalkan isi Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus semangat menjadi pendakwah yang handal, yang mampu mengamalkan isi Al-Qur’an dan Hadits,” ujar Fauzi.

Fauzi juga mendorong para dai dan daiyah untuk terus menyebarluaskan ilmu Al-Qur’an dan Hadits kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa ilmu yang disampaikan dan diamalkan oleh jamaah dapat menjadi amal jariyah bagi orang yang menyampaikannya.

“Ilmu kita sebarluaskan pada jamaah dan kita manqulkan agar menjadi jariyah pahala sampai hari kiamat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fauzi mengingatkan agar para muballigh dan muballighot senantiasa bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk membawa dan menyebarluaskan panji agama. Ia mengibaratkan amanah tersebut dengan para sahabat Nabi yang mendapat kepercayaan membawa panji agama Islam dalam berbagai perjuangan.

Menurut Fauzi, kesempatan menjadi dai dan daiyah merupakan sebuah amanah yang patut disyukuri. Karena itu, para pendakwah diharapkan menjalankan tugas tersebut dengan sungguh-sungguh, terus belajar, serta mengamalkan ilmu yang telah dimiliki sebelum menyampaikannya kepada orang lain.

Kegiatan pengajian tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat para muballigh dan muballighot LDII se-Kota Palembang dalam menjalankan dakwah. Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyatukan langkah para pendakwah dalam membina jamaah melalui pengajaran Al-Qur’an dan Hadits. (Afwan)

 

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp