Palembang (17/8) — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapangan SMP Aziziah Plus Palembang menjadi lokasi pelaksanaan upacara bendera yang diikuti sekitar 450 peserta dari berbagai organisasi dan lembaga pendidikan.
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Dewan Penasihat DPD, PC, PAC LDII se Kota Palembang, DPW LDII, Senkom Provinsi dan Kota, ASAD, FORSGI, Persinas ASAD, serta para siswa dan santri di bawah naungan Yayasan Aziziah.

Dalam wawancara di lokasi kegiatan, Kisworo menyampaikan bahwa pemilihan Lapangan SMP Aziziah Plus sebagai lokasi upacara didasari oleh fasilitas kawasan yang telah terintegrasi antara sekolah, organisasi, dan pondok pesantren. Kondisi tersebut dinilai memudahkan persiapan serta penyediaan berbagai perlengkapan acara.
Ia juga menekankan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif modernisasi yang berpotensi melunturkan rasa cinta tanah air.
“Upacara-upacara seperti inilah untuk membangkitkan mereka lagi, generasi muda, untuk semangat lagi berjiwa nasionalis. Sebab di zaman sekarang ini kan sudah terpengaruh oleh modernisasi yang bisa melunturkan semangat kebangsaan, semangat kerukunan,” ujar Kisworo.

Lebih lanjut, Kisworo mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memberikan ruang dan waktu bagi para pemuda untuk mendapatkan bimbingan. Menurutnya, proses regenerasi kepemimpinan dan penanaman nilai perjuangan tidak dapat terwujud tanpa adanya pembelajaran langsung dari generasi senior.
Di akhir pembicaraan, ia menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan masa depan bangsa di tangan generasi penerus.
“Harapannya bisa melanjutkan estafet perjuangan ini. Nanti merekalah yang akan menggantikan kami generasi tua. Makanya kami senantiasa memberikan ruang dan waktu kepada mereka untuk belajar kepada kami. Ini penting untuk persiapan generasi Republik ini,” tutupnya.
Rangkaian upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pun berakhir dengan tertib. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan bangsa. (salwa)
