MUSI RAWAS (5/9) — Puluhan pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Sumatera Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Catur Wulan III di Masjid Amanah, Dusun 2, Desa Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (4/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Kabupaten Ogan Ilir turut hadir sebagai salah satu peserta.
Rakorwil dibuka oleh Ketua DPW LDII Sumatera Selatan, H. Rahmatullah Alhasaniy. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya soliditas dan keselarasan program kerja antara pengurus wilayah dengan DPD LDII di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.
Menurut Rahmatullah, setiap program yang dilaksanakan DPD pada masing-masing catur wulan perlu tetap mengacu pada visi dan arah kebijakan organisasi. Keselarasan tersebut dinilai penting agar kontribusi LDII di bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Keselarasan gerak langkah antara wilayah dan daerah sangat krusial untuk memastikan kontribusi LDII, baik di bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan, benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh masyarakat luas,” ujarnya di hadapan peserta Rakorwil.
Bagi DPD LDII Ogan Ilir, keikutsertaan dalam Rakorwil Cawu III menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah bersama DPD LDII lainnya. Selain itu, forum tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah berjalan di Ogan Ilir agar tetap selaras dengan arahan DPW LDII Sumatera Selatan.
Rakorwil Cawu III juga menjadi forum evaluasi berkala untuk menyelaraskan program kerja, mengukur capaian dakwah selama periode berjalan, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antarpengurus daerah. Kehadiran perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan tata kelola organisasi yang lebih terarah dan profesional.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Ketua DPD LDII Ogan Ilir, H. Edi Irwandi, S.Sos., menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti hasil Rakorwil di tingkat Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC).
Ia berharap berbagai hasil pembahasan dalam Rakorwil Cawu III tidak berhenti sebagai catatan rapat, tetapi dapat diterapkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi warga LDII sekaligus masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir.
