Tingkatkan Mutu Pendidikan, DPD LDII Musi Rawas Bekali Pengajar Zona 2 Ilmu Profesionalisme Mengajar

Musi Rawas (27/9). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Musi Rawas menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pendidikan agama di tingkat akar rumput. Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda pengajian dan pembinaan kapasitas tenaga pendidik, yang secara khusus mengangkat tema tentang peningkatan mutu dan profesionalisme dalam mengajar. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Miftahul Jannah pada hari Minggu, 27 September 2026.

​Agenda strategis pembinaan kompetensi ini ditujukan bagi seluruh pengajar yang aktif membina generasi penerus di wilayah DPD LDII Musi Rawas Zona 2. Tercatat, puluhan pengajar yang merupakan utusan dari Pimpinan Cabang (PC) Jayaloka, PC BTS Ulu, dan PC Sukakarya hadir antusias memenuhi ruangan masjid. Pemilihan tema profesionalisme ini dinilai sangat tepat waktu, mengingat tantangan mendidik generasi muda saat ini membutuhkan pendekatan pedagogik yang lebih modern, terstruktur, dan terukur.

​Ketua DPD LDII Kabupaten Musi Rawas, Wasiyat, dalam arahannya memaparkan bahwa tugas seorang pengajar tidak boleh hanya dimaknai sebagai rutinitas sekadar membacakan dalil agama. Ia menekankan bahwa pendidik di majelis taklim juga harus memiliki standar profesionalisme yang tinggi. Hal ini mencakup kemampuan dalam merancang materi secara sistematis, memahami kondisi psikologis anak didik, serta kecakapan dalam menggunakan metode pengajaran yang tidak membosankan dan relevan dengan gaya belajar generasi masa kini.

​”Menjadi pendidik di era modern ini menuntut tingkat profesionalisme yang memadai. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode ceramah satu arah yang kaku. Saya meminta bapak dan ibu pengajar untuk terus meng-upgrade diri, berinovasi dalam penyampaian, dan tampil sebagai figur yang profesional sekaligus mengayomi. Jika pengajarnya menyampaikan materi dengan profesional, inovatif, dan penuh keikhlasan, maka ilmu tersebut akan jauh lebih mudah diserap dan diamalkan oleh anak-anak kita,” urai Wasiyat memotivasi para peserta pembinaan.

​Selama jalannya forum tersebut, para pengajar diajak untuk membedah berbagai studi kasus terkait dinamika proses belajar-mengajar di kelas. Materi yang disajikan berfokus pada manajemen kelas, teknik komunikasi persuasif, hingga cara mengatasi anak didik yang mengalami penurunan motivasi belajar. Pendekatan dua arah dan diskusi kelompok yang diterapkan dalam pelatihan ini bertujuan agar para pengajar dapat saling berbagi solusi atas kendala riil yang mereka hadapi di Pimpinan Anak Cabang (PAC) masing-masing.

​Melalui penguatan profesionalisme pendidik yang dilakukan secara berkala dan berbasis zonasi ini, DPD LDII Musi Rawas menargetkan adanya peningkatan standar kualitas kelulusan generasi penerusnya. Dengan hadirnya sosok pengajar yang profesional, kompeten, dan memiliki dedikasi tinggi, LDII optimistis mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berhasil meraih target “Tri Sukses”, yakni memiliki pemahaman agama yang kuat, berakhlak mulia, serta mandiri secara optimal.
(Darma arif)

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp