Palembang (30/9). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Srijaya menyampaikan materi konsolidasi organisasi LDII di pengajian rutin warga LDII di tingkat kelurahan pada Rabu (30/9/2026) di Masjid Al Hidayah.
Ust Febri sebagai pemateri menekankan bahaya dari dampak LGBT terhadap generasi bangsa, ia berharap generasi penerus terus meningkatkan kefahaman agama agar terhindar dari pengaruh negatif.
“kami menekankan betapa bahaya negatif dari dampak LGBT yang marak dikalangan generasi bangsa, karena itu kami berharap semua generasi penerus LDII agar paham agama dan terhindar dari pengaruh negatif”, tekan Febri.
Febri juga menyampaikan betapa mengerikannya dampak LGBT yang bukan hanya menyebar dikalangan umum, melainkan lingkungan pondok juga bisa berdampak jika tidak adanya pencegahan dan peringatan secara berkala.
“LGBT ini tidak hanya menyebar dikalangan umum saja, bahkan ada laporan dimana pondok pesantren juga berpotensi terdampak LGBT jika tidak adanya pencegahan dan peringatan didalam sistem pondok pesantren”, ujarnya.
menanggapi hal tersebut, Ketua PAC LDII Srijaya, Sungkono memberikan pendapat bahwa LDII mengajarkan generasi penerus untuk bijak dalam memilih pengaruh yang positif dan meninggalkan pengaruh yang buruk, terkhususnya dalam hal pergaulan.
“dalam materi konsolidas tersebut, tentu sejalan dengan himbauan LDII terhadap generasi penerus dimana saja berada agar cerdas menerima mana yang pengaruh positif dan menjauh dari yang negatif”, ujar Sungkono.
menutup pengajian rutin, dewan penasehat, H. Agus Chandra mengingatkan pentingnya mengaji untuk meningkatkan kefahaman agama dan berharap generasi penerus terhindar dari dampak negatif LGBT.
“kami mengingatkan kepada semua warga LDII untuk tetap mementingkan mengaji yang bermanfaat dan menambah kefahaman agama, maka dari itu kami berharap generasi penerus bisa terhindar dari jeleknya pengaruh jelek apapun termasuk LGBT”, pungkasnya.
