Lubuk seberuk, (22/07) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Pencegahan Tindak Pidana Terorisme Melalui Media Daring” pada selasa 21 juli 2026 di Masjid Al-Barokah, Desa Lubuk Seberuk, Kabupaten ogan komering ilir. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta, yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris PC LDII se-Kabupaten OKI, Wanhat DPD LDII Kabupaten OKI, Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten OKI, serta para siswa-siswi Pondok Pesantren Budi Luhur dan SMP-SMA Budi Luhur.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPD LDII Kabupaten OKI, Bagus Hermanto Yuyun S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan media digital secara bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang berpotensi mengandung paham radikal maupun ajakan yang bertentangan dengan hukum. Beliau juga menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia, cinta tanah air, dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, H. Irawan Sulaiman, S.Sos., M.Si dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun paham-paham yang mengarah pada tindak pidana terorisme. Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Selanjutnya, narasumber kedua, AKBP Irfan Arsanto, S.Sos dari Badan Narkotika Nasional (BNN), menjelaskan bahwa generasi muda harus mampu membentengi diri dari berbagai ancaman yang berkembang di era digital, termasuk penyalahgunaan media daring untuk menyebarkan paham ekstrem maupun penyalahgunaan narkoba. Beliau mengingatkan peserta agar selalu memilih lingkungan pergaulan yang positif, memperkuat nilai-nilai moral, dan berani melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keamanan lingkungan digital, meningkatkan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi generasi yang mampu menyaring setiap informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan.
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wanhat DPD LDII OKI, Suyono, dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal bagi para pelajar untuk menjadi generasi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan mampu berperan aktif dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan tindak pidana terorisme di lingkungan masyarakat.
