Banyuasin (11/7). DPD (Dewan Pimpinan Daerah) LDII Kabupaten Banyuasin sukses menggelar PERMATA CAI (Perkemahan Akhir Tahun Ajaran/Cinta Alam Indonesia) ke-47 pada 9–12 Juli 2026 di Lapangan Desa Karang Sari, Kecamatan Karang Agung Ilir. Mengusung tema “Pembinaan Generasi Profesional Religius Menuju Indonesia Emas” dengan motto “Mencetak Pemuda Berakhlak Mulia, Profesional, dan Tangguh dalam Menyongsong Masa Depan Bangsa”, kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga lulusan perguruan tinggi.
Ketua Panitia sekaligus Ketua PC (Pimpinan Cabang) LDII Karang Agung Ilir, Mochammad Zaka, S.Pd.I., M.M., mewakili Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) LDII Kabupaten Banyuasin, menjelaskan bahwa PERMATA CAI merupakan program pembinaan generasi muda yang bertujuan membentuk karakter religius, profesional, mandiri, disiplin, dan tangguh. Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembinaan dari Ustadz H. Murtadho, Ustadz Daud Rudianto, dan Ustadz Muhammad Johan Arbai Aulia.
Salah satu keunikan kegiatan ini adalah seluruh peserta tidak diperkenankan menggunakan gadget selama perkemahan berlangsung. Kebijakan tersebut diterapkan agar peserta dapat lebih fokus mengikuti pembinaan, mempererat kebersamaan, serta membangun komunikasi dan interaksi secara langsung.

“PERMATA CAI bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi yang profesional religius, mandiri, disiplin, serta mampu mengamalkan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujar Mochammad Zaka.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Camat Karang Agung Ilir yang diwakili oleh Plt. Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Karang Agung Ilir, Nuryadi, S.IP. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan PERMATA CAI sebagai program pembinaan generasi muda yang memberikan dampak positif dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Menurut Nuryadi, kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan wawasan, memperkuat akhlak, serta membiasakan peserta memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib serta mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ka Pos Pol Karang Agung Ilir, Iptu Puguh Wirawan, S.H., yang memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, serta pencegahan kenakalan remaja. Dalam materinya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjauhi narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Ia menekankan pentingnya membangun karakter yang baik, menaati aturan, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta membentengi diri dengan nilai-nilai moral dan agama. Selain itu, ia berharap para peserta mampu menjadi generasi yang berprestasi, disiplin, dan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari narkoba dan perilaku menyimpang.
Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai aktivitas kepramukaan, pembinaan karakter, kepemimpinan, serta cinta alam menjadi sarana bagi peserta untuk meningkatkan kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, dan mempererat persaudaraan.
Melalui penyelenggaraan PERMATA CAI ke-47 Tahun 2026, DPD LDII Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda agar menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, profesional, religius, serta siap berkontribusi menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.
