Banyuasin (21/9). DPD LDII Kabupaten Banyuasin menghadiri Dialog Antar Pemuda Lintas Agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuasin di Rid’s Hotel Palembang, Senin–Selasa (21–22/9/2026).
Kegiatan mengusung tema “Melalui Dialog Antar Pemuda Lintas Agama, Kita Dukung Program Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera Berkelanjutan dalam Mempertahankan Kabupaten Banyuasin Zero Konflik.” Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Pengukuhan FKUB dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Banyuasin periode 2026–2031 oleh Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, SP., MM.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuasin, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin, Plt. Kepala Kesbangpol Banyuasin, serta jajaran FKUB Kabupaten Banyuasin. Dari DPD LDII Banyuasin hadir Ketua DPD LDII Isnaini Nugroho, S.Pd.I., M.M., Gr., bersama jajaran pengurus.
Perkuat Kerukunan Antar Pemuda
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Perbedaan keyakinan dan budaya, menurutnya, tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan dan mempertahankan Banyuasin sebagai daerah zero konflik.
Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan Dr. H. Syarnubi Saman, MM., M.Pd.I., menekankan pentingnya kerukunan umat beragama yang diwujudkan melalui toleransi, kesetaraan, dan kebersamaan, baik intern umat beragama, antarumat beragama, maupun antara umat beragama dengan pemerintah.
Kegiatan juga diisi materi dari Kejaksaan Negeri Banyuasin, Polres Banyuasin, Kesbangpol, Kementerian Agama, dan FKUB Kabupaten Banyuasin.
LDII Dorong Kolaborasi Pembinaan Pemuda
Ketua DPD LDII Banyuasin Isnaini Nugroho mengapresiasi FKUB yang secara rutin menyelenggarakan dialog lintas agama dengan melibatkan berbagai organisasi kepemudaan.
“Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahim dan membangun komunikasi antarpemuda lintas agama dalam rangka menjaga kerukunan dan mempertahankan Banyuasin Zero Konflik,” ujarnya.
Ia menambahkan, LDII Banyuasin secara rutin memberikan pembinaan dan pendampingan kepada generasi muda LDII di 14 kecamatan, khususnya dalam pemahaman agama dan pembentukan akhlak.
Isnaini juga mendorong kolaborasi antara FKUB, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan edukasi hukum kepada generasi muda sebagai langkah preventif.
“LDII siap bekerja sama dan memfasilitasi kegiatan tersebut,” pungkasnya.
Dialog ditutup dengan deklarasi pemuda lintas agama sebagai komitmen bersama untuk memperkuat toleransi, persatuan, dan kerukunan serta menjaga Banyuasin tetap aman dan kondusif.
