Musi Banyuasin (14/9). Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) turut menghadiri peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), di Lapangan Andriyadi Water Park, Kecamatan Keluang, Senin (14/9/2026).
Kehadiran Sako SPN menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepramukaan yang menekankan penguatan karakter, keterampilan, kemandirian, serta kepedulian sosial.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut dipimpin Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH selaku pembina upacara. Dalam amanatnya, Toha yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Muba mengingatkan pentingnya adaptasi Gerakan Pramuka menghadapi perkembangan zaman.
Menurut Toha, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan membawa peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter.
“Teknologi memberikan kemampuan yang besar, namun karakterlah yang menentukan arah,” ujar Toha.
Sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65, “Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, pendidikan kepramukaan diharapkan tidak berhenti pada pembelajaran teori. Pramuka perlu dibekali kemampuan untuk menciptakan sesuatu sekaligus menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan komitmen Sako SPN yang menjadikan pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam pembinaan generasi muda berbasis masjid dan majelis taklim.
Ditemui seusai upacara, Mabisakocab SPN H. Daud Sobri mengatakan, Sako SPN siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Muba, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter.
“Kami dari Sako SPN, Pramuka berbasis masjid dan majelis taklim, mensupport Pemkab Muba dalam pembentukan karakter. Kami menyebutnya dengan 29 Karakter Luhur,” ujar Daud.
Menurutnya, Pramuka memiliki posisi strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat dapat ditanamkan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
“Karakter harus menjadi fondasi. Anak-anak muda kita boleh menguasai teknologi, tetapi tetap harus memiliki akhlak, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” katanya.
Daud menambahkan, sinergi antara pemerintah, Gerakan Pramuka, lembaga pendidikan, masjid dan majelis taklim diperlukan untuk menghadirkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter luhur.
“Harapannya, pembinaan ini melahirkan generasi yang profesional, mandiri, berakhlak dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Muba,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting, Pengurus Kwartir Ranting dan Dewan Kerja Ranting Gerakan Pramuka Keluang masa bakti 2026–2029.
Rangkaian kegiatan turut diisi penyerahan tanda penghargaan Pramuka Pancawarsa I hingga IV, cinderamata Jambore Nasional XII Tahun 2026, penyerahan Tiska Jambore Nasional XII, serta pemotongan 65 tumpeng.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bela Negara Kwarda Sumsel Kakak Drs. H. Rusli Nawi, Wakapolres Muba Kompol Helmi Ardiansyah, perwakilan Kodim 0401 Muba Sertu Heru, Asisten I Setda Muba H. Ardiansyah, SE, MM, PhD, CMA, Ketua Kwarcab Muba Dr. Iskandar Syahrianto, Camat Keluang Hendrik, SH, MSi, Camat Sekayu Edy Heryanto, SH, MSi, para Mabiran se-Kabupaten Muba, Kwarcab kabupaten/kota se-Sumsel, Kwartir Ranting se-Kabupaten Muba, Mabigus, serta kepala perangkat daerah Muba.
Sako SPN Muba hadir bersama Majelis Pembimbing Sako Cabang (Mabisakocab) H. Daud Sobri, Ketua Sakocab H. Maryadi, Sekretaris Olka Sabaruddin, serta Marcel dari Lines.(ds)
