HUT ke-28 PAN, LDII Buka Ruang Kolaborasi Dorong Kesejahteraan Masyarakat

JAKARTA, 22 September 2026 — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) membuka ruang kolaborasi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mendorong agenda kesejahteraan masyarakat. Kesamaan visi dan misi dinilai menjadi salah satu pijakan bagi kerja sama kedua pihak ke depan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya seusai menghadiri peringatan HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Acara tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dody mengatakan LDII mengapresiasi perjalanan PAN dalam mengawal agenda kebangsaan. Ia berharap PAN semakin amanah dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Pertama-tama, kami mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-28 untuk Partai Amanat Nasional. Semoga PAN semakin amanah dalam mengawal cita-cita bangsa Indonesia menuju masyarakat yang sejahtera,” ujar Dody.

Menurut Dody, terdapat sejumlah kesamaan antara LDII dan PAN, baik dalam visi maupun orientasi perjuangan. Kesamaan tersebut, kata dia, dapat menjadi modal untuk membangun kolaborasi di masa mendatang.

“Antara saya sendiri dan sosok Ketua Umum PAN, maupun LDII dan PAN itu sendiri memiliki banyak kesamaan. Salah satunya adalah kesamaan visi dan misi perjuangan yang dapat kita jalankan bersama,” katanya.

Dody juga menyoroti pesan Presiden Prabowo dalam peringatan HUT PAN tersebut. Menurut dia, penguatan ekonomi nasional yang berorientasi pada kemakmuran rakyat menjadi salah satu agenda penting yang sejalan dengan amanat konstitusi.

“Intinya, Bapak Presiden beserta Kabinet Merah Putih bersama-sama dengan Partai Amanat Nasional ingin mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera, khususnya dalam merealisasikan amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujar Dody.

Gotong royong

Dalam pidatonya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam pembangunan nasional. Menurut dia, pembangunan Indonesia tidak dapat dilakukan oleh satu kelompok atau partai politik saja.

“Indonesia ini negara yang sangat besar dan luas. Tidak mungkin bisa dibangun sendirian oleh satu kelompok atau satu partai saja. Kita butuh gotong royong, butuh kebersamaan antara pemerintah, parpol, ormas, akademisi, hingga seluruh elemen masyarakat,” kata Zulkifli.

Pandangan tersebut menempatkan kolaborasi lintas kelompok sebagai bagian penting dalam menjawab tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam peringatan HUT PAN itu, Dody hadir bersama sejumlah pengurus DPP LDII, di antaranya Bendahara Umum DPP LDII Richan Mudzakar, Ketua DPP LDII Ivan Hartawan, serta Ketua Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat DPP LDII Taufik Arman.

Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan partai politik juga menghadiri acara tersebut. Mereka antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Selain memperingati HUT ke-28, PAN dalam kesempatan tersebut meluncurkan Pasar Sembako Murah Nasional (PANSar Murah Nasional). Program tersebut merupakan gerakan sosial berupa tebus murah kebutuhan pokok yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Peluncuran PANSar Murah Nasional menjadi bagian dari rangkaian agenda PAN yang diarahkan pada penguatan kepedulian sosial dan upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp