DPD LDII MUSI BANYUASIN GELAR COOKING CLASS “SHOLEHA IN THE KITCHEN” UNTUK TINGKATKAN KETERAMPILAN GENERUS PUTRI

Musi Banyuasin (25/10). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Musi Banyuasin melalui Bidang Keputrian menggelar program akhir tahun 2026 berupa Cooking Class bertajuk “Sholeha in the Kitchen: Memasak Lezat Menjaga Keberkahan”, pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Miftahul Huda, Desa Sungai Lilin 1, mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh generasi penerus (generus) putri usia pra-nikah, lulusan SMA hingga usia pra-nikah, dari gabungan Zona 1 dan Zona 2 wilayah Muba Barat. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan tata boga, menumbuhkan kreativitas dalam mengolah makanan, serta mempererat silaturahmi antargenerus putri.

Acara dibuka oleh Wanhad DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin, Bapak H. Ahmadi. Dalam sambutannya, beliau membuka kegiatan sekaligus memberikan dukungan terhadap program keputrian yang menggabungkan peningkatan keterampilan praktis dengan pembinaan karakter dan keagamaan.

Memasuki acara inti, para peserta mengikuti praktik memasak yang dipandu oleh Ibu Esti, dari Panggung Masak sekaligus pemilik Pawon Warteg Kebumen. Dalam sesi tersebut, peserta belajar mengolah dua menu masakan, yaitu ikan nila pepes dan cah kangkung. Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengolahan bahan, perpaduan bumbu, serta penyajian makanan agar terlihat menarik dan menggugah selera.

Setelah praktik memasak, hasil masakan peserta dinilai oleh tim juri melalui sesi penilaian dan plating kreatif. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian apresiasi kepada peserta oleh pengurus Tim Keputrian sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan usaha yang telah ditunjukkan selama kegiatan berlangsung.

Selain mengembangkan keterampilan memasak, acara ini juga diisi dengan nasihat pemantapan agama dan doa yang disampaikan oleh Bapak H. Agus Wahyudi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya memadukan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai agama, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat secara praktis, tetapi juga membawa keberkahan.

Dalam nasihatnya, H. Agus Wahyudi menyampaikan pesan mengenai pentingnya ketepatan dalam meracik bumbu, yang dapat menjadi pelajaran dalam menjalani kehidupan.

“Nikmatnya makanan bukan hanya dari bumbunya, tetapi dari racikan bumbu yang pas di lidah. Begitu pula dalam kehidupan, semuanya membutuhkan ketepatan, kesabaran, dan keseimbangan agar menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para peserta bahwa memasak bukan sekadar kegiatan mengolah bahan makanan, melainkan juga membutuhkan ketelitian, kesabaran, kreativitas, serta niat yang baik.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa dan penutupan kegiatan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi (sharing) antara pengurus Keputrian tingkat daerah dan desa yang melibatkan perwakilan dari enam desa. Sesi ini menjadi sarana bertukar pengalaman, memperkuat koordinasi, serta membahas pengembangan program keputrian ke depannya.

Melalui kegiatan Cooking Class “Sholeha in the Kitchen”, DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin berharap generus putri semakin terampil, mandiri, kreatif, dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kerukunan, kekompakan, dan silaturahmi di antara generus putri, sekaligus menanamkan nilai-nilai agama dalam setiap aktivitas.

Dengan demikian, program ini tidak hanya menghasilkan hidangan yang lezat, tetapi juga pengalaman, pengetahuan, dan kebersamaan yang membawa manfaat serta keberkahan.

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp