Bentuk Generus Berkarakter Luhur, PAC LDII Sungai Rotan Terapkan Praktek Menata Sandal Rapi

OGAN ILIR (28/10)– Dalam upaya membentuk generasi yang berkarakter, unggul dalam ilmu, dan mandiri secara spiritual maupun sosial, generasi penerus (generus) PAC LDII Sungai Rotan melaksanakan praktek menata sandal dengan rapi.

Kegiatan yang merupakan penerapan dari 29 karakter luhur ini dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) di Desa Sungai Rotan, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, di bawah bimbingan Dewan Guru Mba Zaifa.

Praktek sederhana menata sandal ini tampak sepele, namun memiliki makna mendalam dalam pembinaan karakter. Para generus diajarkan untuk peduli terhadap kerapian, kebersihan, ketertiban, dan kepedulian terhadap sesama, yang merupakan bagian dari implementasi 29 karakter luhur.

Dewan Guru, Mba Zaifa, menjelaskan bahwa pembiasaan hal kecil seperti ini adalah langkah awal untuk membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Jangan anggap remeh menata sandal. Dari sandal yang rapi, kita belajar disiplin, peduli dengan orang lain agar tidak tersandung, dan melatih kepekaan. Ini adalah salah satu cara kami menerapkan 29 karakter luhur, dimulai dari adab kecil sehari-hari agar menjadi kebiasaan yang baik sampai dewasa,” ujar Mba Zaifa di sela-sela kegiatan.

LDII sendiri terus membina warganya melalui pengamalan nilai-nilai luhur yang terangkum dalam Tri Sukses, 6 Thobiat Luhur, 4 Tali Keimanan, 3 Prinsip Kerja, 4 Maqodirulloh, 4 Roda Berputar, serta 5 Syarat Kerukunan dan Kekompakan. Inilah 29 pilar utama pembinaan karakter yang menjadi fondasi dalam kehidupan warga LDII.

Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua PC LDII Rantau Panjang, Hendri, memberikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai dari hal-hal paling dasar dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan di PAC Sungai Rotan ini. Menata sandal dengan rapi adalah wujud nyata dari karakter tertib, peduli, dan bertanggung jawab. Inilah cara kita menanamkan 29 karakter luhur secara praktis, bukan hanya teori. Dari hal kecil seperti sandal yang rapi, akan terbentuk pribadi yang besar dan berakhlak mulia,” ujar Hendri.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan agar generus LDII benar-benar menjadi generasi yang profesional religius dan berkarakter luhur.

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp