Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat

Jakarta (1/9). Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas terselenggaranya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.

Dody juga menyampaikan selamat kepada KH Miftachul Akhyar yang kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU serta KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031.

“Kami dari DPP LDII menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Selamat kepada KH Miftachul Akhyar yang kembali dipercaya sebagai Rais Aam dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU,” ujar Dody, Senin (31/8/2026).

Menurut Dody, terpilihnya kepemimpinan baru PBNU merupakan momentum penting bagi NU untuk semakin memperkuat kontribusinya dalam kehidupan keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Ia berharap LDII dapat meningkatkan kerja sama dengan kepengurusan PBNU yang baru, untuk mengatasi berbagai problema umat dalam bingkai masyarakat madani.

“Kami berharap kepemimpinan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang baru dapat membawa NU semakin maju, memberikan manfaat yang luas bagi umat, serta terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa,” katanya.

Di tengah dunia yang makin terpolarisasi, kondisi tersebut menuntut peran besar umat Islam. Terutama Indonesia, sebagai negara demokrasi dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Kolaborasi antara ormas Islam dan negara diharapkan dapat memberi solusi terhadap berbagai persoalan umat Islam global.

Dody menilai kerja sama dengan NU memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Indonesia, bahkan kawasan regional dan internasional. LDII berharap kepemimpinan KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin dapat memperlebar ruang kerja sama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Semoga kerja sama NU dan LDII terus menjadi penguat dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Kerja sama dan silaturahim antarorganisasi Islam juga perlu terus ditingkatkan untuk memberikan keteladanan kepada masyarakat,” ujar Dody.

Dody menambahkan, LDII akan meningkatkan komunikasi dan terus memperkuat sinergi dengan NU dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan kemaslahatan umat dan bangsa. Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi bukan penghalang untuk bekerja sama dalam persoalan-persoalan kebangsaan dan keumatan.

“Semoga kepemimpinan baru PBNU diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah. Kami berharap silaturahim dan sinergi antara LDII dan NU semakin erat dalam membangun umat dan Indonesia,” pungkas Dody.

Senada dengan DPP LDII, Ketua DPW LDII Sumatera Selatan KH. Rahmatullah Al Hasaniy, S.Ag., M.Si., menyambut baik hasil Muktamar ke-35 NU. Ia berharap kepemimpinan baru PBNU dapat terus memperkuat peran NU dalam menjaga persatuan umat dan bangsa.

Menurut beliau, hubungan baik dan komunikasi antara LDII dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk NU, merupakan modal penting dalam memperkuat persatuan serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat kepada KH Miftachul Akhyar yang kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU dan kepada Gus Kikin yang mendapat amanah sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031. Semoga kepemimpinan baru PBNU dapat membawa kemajuan bagi NU serta memberikan manfaat yang semakin besar bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia menegaskan, Sumatera Selatan sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan organisasi keagamaan membutuhkan sinergi yang kuat antarelemen masyarakat. Karena itu, silaturahim dan kerja sama antarorganisasi kemasyarakatan Islam perlu terus diperkuat.

“Perbedaan organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama. Justru dengan memperkuat silaturahim dan kolaborasi, kita dapat bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan umat dan bangsa,” kata Rahmatullah.

Beliau berharap hubungan baik antara LDII dan NU, baik di tingkat nasional maupun daerah, dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“LDII Sumatera Selatan siap terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan NU serta seluruh elemen masyarakat. Semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah harus terus kita rawat sebagai fondasi dalam membangun Indonesia yang damai, rukun, dan maju,” pungkasnya.(afw)

admin_taufik

Learn More →
Telegram
WhatsApp